Menjadi seorang blogger kita tidak hanya menerima kepuasakan batin saja. Bahkan bahan pun mampu kita dapatkan dari menulis. Tidak heran banyak orang yang sekarang mulai berlomba-lomba untuk membuat blog dan mendulang bahan dari kegiatan ngeblog.
5 Keuntungan Menjadi Food Blogger
Salah satu tipe blogger yang satu ini memang sudah mulai banyak menjamur. Food blogger yaitu sebutan bagi para blogger yang fokus menulis tentang makanan. Entah itu resep-resp buatan sendiri atau pun mengulas masakan yang ada di sekitarnya. Menjadi food blogger memang menyenangkan. Bagaimana tidak, kegiatan makan yaitu sesuatu yang rutin dikerjakan. Sehingga mereka punya lebih banyak bahan untuk ditulis. Makanan yang mereka makan tidak hanya mengenyangkan perut mereka tetapi juga mampu menjadi pundi-pundi materi. Berikut yaitu keuntungan menjadi seorang food blogger.1. Update Blognya Ditunggu-Tunggu
Entah kenapa tiap kali membaca entri dari seorang food blogger rasanya bikin ketagihan. Mungkin karena updatenya mengenai makanan-makanan yummy disertai foto-foto yang menggugah selera. Tidak heran jika seorang food blogger memiliki banyak pembaca. Apalagi jika food blogger tersebut memang sering menulis tentang resep-resep makanan. Tentu saja bagi orang yang tidak mampu memasak, resep-resep yang mereka tulis sangat bermanfaat.2. Mendapatkan Sampel Gratis Dari Sponsor
Sebagai food blogger tentu saja untuk mereview suatu makan tidak mungkin jika tidak mencicipinya. Sehingga jika ada suatu brand menyampaikan job review tentu kita harus mengetahui rasa dari sampel dari produk tersebut. Terkadang brand tersebut akan mengirimkan sang food blogger sejumlah sampel masakan untuk direview. Dan akan dimintai testimoni yang positif. Tapi mampu juga brand tersebut hanya menyampaikan mentahnya saja kemudian kita sendiri yang membelinya di toko terdekat. Contohnya nih suatu brand keripik singkong menyampaikan kita untuk mereview makanannya. Dengan proposal menerima sejumlah keripik singkong. Tentu saja bagi seorang food blogger ini yaitu hal yang menyenangkan.3. Diundang Untuk Menghadiri Launching Rumah Makan Baru
Semakin berkembangnya dunia internet membuat para produsen merilik untuk mempromosikan usaha mereka di dunia maya. Salah satu yang kecripratan untungnya yaitu para blogger. Banyak brand-brand yang tertarik untuk mengundang para blogger untuk menghadiri launcing produk mereka. Tentu saja ini merupakan sebuah keuntungan apalagi bagi food blogger. Terkadang mereka menerima usul makan gratis di rumah makan atau cafe yang baru saja buka. Lalu sehabis menghadiri acara tersebut mereka akan diminta untuk menuliskan testimoni pada blognya. Cara ini memang cukup efektif untuk mempromisikan suatu produk. Bahkan saya sendiri kadang terpanncing untuk membeli suatu produk dari review sesama blogger.4. Tema Blog Mudah Disukai Pembaca
Siapa yang tidak suka makan, tentu hampir semua orang suka makan. Tema gesekan pena food blogger memang sesuatu yang ringan. Jadi simpel sekali bagi para pembaca untuk menyukai gesekan pena mereka. Apalagi jika dalam artikel mereka menyertakan foto-foto yang mendukung. Tentu saja ini menjadi nilai plus bagi seorang food blogger.5. Trafik Bisa Melejit Saat Bulan Puasa
Bulan puasa memang bulan di mana justru orang-orang lebih sedikit makan. Tapi faktanya blog-blog bertema masakan atau resep justru menjadi blog yang paling dicari. Ini disebabkan karena orang-orang berlomba-lomba untuk membuat masakan yang spesial untuk berbuka. Sehingga memang para food blogger mampu saja kebanjiran trafik pada bulan ibarat ini. Apalagi jika blog mereka memang memuat resep-resep masakan yang orisinil bukan hasil copas.Tidak hanya food blogger yang mampu menerima keuntungan di atas. Blogger dengan tema yang lebih luas juga mampu memiliki kesempatan yang sama. Asalkan konten blog berkualitas maka para sponsor tidak akan segan-segan menyampaikan kamu pekerjaan. Maka dari itu sebaikanya jika memulai kegiatan blogging memang tidak disarankan terlalu fokus mencari uang. Lebih baik menulis sebagus mungkin. Dengan begitu lambat laun uanglah yang akan mencari blog kita.
