Klasifikasi Serta Kandungan Zat Lidah Buaya

Klasifikasi Serta Kandungan Zat Lidah Buaya :: aloe vera atau kita lebih mengenalnya dengan sebutan pengecap buaya merupakan salah satu spesies dari tumbuhan lilieceae. Lidah buaya sudah dikenal sejak jaman mesir kuno sebagai bahan obat (luka bakar, infeksi ) dan kecantikan (perawatan kulit).

Klasifikasi pengecap buaya

Taksonomi atau pembagian terstruktur mengenai pengecap buaya yakni sebagai berikut :
  • Kingdom : Platae.
  • Divisi : Spermatophyta.
  • Klas : Monocotyledoneae.
  • Ordo : Liliflorae.
  • Family : Liliceae.
  • Genus : Aloe.
  • Spesies : Aloe vera

Ciri umum dari pengecap buaya ( aloe vera )

Lidah buaya ( Indonesia ) atau dikenal di Malaysia dgn nama jadam atau crocodile tongue untuk sebutan di ingris, memiliki ciri-ciri umum yang praktis dikenali,yaitu :
  • Struktur tumbuhan menyerupai tumbuhan lainnya adalah terdiri dari akar, batang, daun, serta bunga.
  • Daun tunggal membentuk tombak dgn helaian memanjang berupa pelepah dgn panjang sekitar 40-60 cm, lebar 8-13 cm, ketebalan daun berkisar antara 2-3 cm.
  • Daun pengecap buaya berdaging tebal, tanpa tulang, warna hijau keabu-abuan.
  • Pada daun kepingan luar terdapat lapisan lilin.
  • Daun bersifat sukulen ( mengandung air, getah,serta lender).
  • Bagian atas daun rata sedangkan kepingan bawah lingkaran / cembung.
  • Pada daun pengecap buaya muda, terdapat bercak berwarna hijau pucat hingga putih, Bercak ini akan hilang ketika daun pengecap buaya bakir balig cukup akal / tua.
  • Bagian tepi daun ditumbuhi duri yg tumpul dan tidak berwarna.

Struktur serta kandungan daun pengecap buaya

Bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan oleh manusia yakni kepingan daun. Bagian ini memiliki sejumlah kandungan kimia yang bermanfaat bagi manusia baik dalam dunia pengobatan atau kecantikan.

Struktur daun pengecap buaya.
Daun pengecap buaya mampu dibagi menjagi tiga bagian, adalah :
  1. Kulit daun : merupakan kepingan terluar dari struktur daun dengan warna hijau.
  2. Eksudat : merupakan getah yg keluar dari daun ketika dilakukan pemotongan. Eksudat berbentuk cair, warna kuning dengan rasa pahit. Pada kepingan ini terkandung sejumlah zat adalah 8- dihidroxianthraquinone (Aloe Emoedin) dan glikosida (Aloins)
  3. Gel : merupakan kepingan daun terdalam yang berlendir. Gel diperoleh dengan menyayat kepingan dalam daun setelah eksudat dikeluarkan. Dalam gel ini terkandung sejumlah unsur-unsur antara lain : Air, karbohidrat, lemak, dan beberapa vitamin. Komposisi lengkap silahkan lihat tabel dibawah ini :
Komponen
Jumlah
Kadar air
95 %
Karbohidrat (g)
0.30
Kalori (kal)
1.73-2.30
Lemak (g)
0.05-0.09
Protein (g)
0.01-0.06
Vitamin A ( IU)
2.00-4.60
Vitamin C (mg)
0.50-4.20
Thiamin (mg)
0.003-0.004
Riboflavin (mg)
0.001-0.002
Niasin (mg)
0.038-0.040
Kalsium (mg)
9.920-19.920
Besi (mg)
0.060-0.320
Sumber : Morsy (1991)

Demikian ulasan singkat mengenai klasifikasi serta kandungan zat pengecap buaya yang besar manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikkan tubuh. Nantikan artikel selanjutnya yang akan mengulas perihal apa manfaat pengecap buaya untuk manusia baik dalam bidang kesehatan maupun kecantikkan.

sumber : soulkeeper28.files.wordpress.com/.../artikel-lidah-buaya.pdf

Subscribe to receive free email updates: