
Faktor yang sanggup memperbesar peluang kehamilan
Nah, bahu-membahu ada banyak faktor yang bisa menjadi menyebabkan pasangan suami istri tak kunjung menerima keturunan. Namun ada pula banyak faktor yang bisa memperbesar peluang kehamilan.Faktor-faktor untuk memperbesar peluang kehamilan inilah yang perlu diketahui oleh pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan. Untuk itu perhatikanlah beberapa faktor berikut ini, terapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan tekun dan disiplin sehingga peluang kehamilan pun semakin meningkat.
1. Pentingnya mengetahui masa subur wanita
Masa subur sangat penting untuk diketahui jikalau pasangan suami istri sedang merencanakan kehamilan. Tak hanya kaum perempuan saja yang harus mengenalinya, tetapi kaum laki-laki pun wajib mengetahui masa subur pasangannya. Sebab hubungan intim yang dilakukan pada masa subur akan memperbesar peluang terjadinya kehamilan. Masa subur yang disebut juga dengan masa ovulasi yakni masa saat sel telur dilepaskan dari ovarium. Pada masa ini, sel telur berpeluang besar untuk dibuahi.Masa subur setiap perempuan berbeda-beda. Karena itu setiap perempuan perlu mengenali masa suburnya dengan baik. Pada perempuan yang memiliki siklus menstruasi normal 28 hari, maka penghitungan masa subur bisa dilakukan dengan mudah. Wanita dengan siklus 28 hari berpeluang besar untuk hamil pada hari ke-14 dihitung dari hari pertama menstruasi.
Sementara itu bagi kaum perempuan yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi masa subur. Misalnya saja dengan mengukur suhu basal tubuh. Tentu saja cara ini membutuhkan ketekunan dan ketelatenan. Suhu basal tubuh yakni suhu tubuh yang paling rendah selama waktu 24 jam. Pada kaum wanita, masa ovulasi ditandai dengan suhu tubuh yang meningkat sebanyak 0.05 derajat celcius sampai 0.1 derajat celcius.
Perubahan suhu basal tubuh ini memang sangat tipis dan nyaris tak bisa dirasakan. Karena itulah kaum perempuan yang menggunakan metode ini wajib mencatat suhu basal tubuh setiap hari agar bisa mengetahui perubahannya. Suhu basal tubuh sanggup diukur pada pagi hari begitu berdiri tidur sebelum beraktivitas atau sebelum turun dari tempat tidur.
Selain mengukur suhu basal tubuh, cara lainnya untuk mengetahui masa subur yakni dengan memperhatikan cairan yang muncul dari organ reproduksi. Pada masa ovulasi, cairan serviks yang keluar dari organ intim kewanitaan mengalami peningkatan. Cairan ini begitu khas dan praktis dikenali yakni licin, tampak bening dan elastis atau mulur.
Cara praktis yang kini banyak dipilih oleh kaum perempuan yakni dengan menggunakan alat tes kesuburan. Penggunaan alat tes ini sama dengan pemakaian alat tes kehamilan hanya saja waktu penggunaannya yang berbeda. Alat tes kesuburan ini bisa diperoleh dengan praktis tanpa resep dokter di apotik-apotik terdekat.
Baca juga: Agar cepat hamil, mulailah dengan mengetahui masa subur anda
2. Posisi saat bekerjasama intim
Posisi pasangan suami istri saat melakukan hubungan intim ternyata juga memiliki imbas untuk terjadinya kehamilan. Posisi bercinta perlu disesuaikan dengan posisi rahim wanita. Posisi rahim perempuan bisa diketahui melalui pemeriksaan secara medis. Untuk perempuan normal atau dengan posisi rahim menghadap ke depan sejajar dengan vagina, maka posisi misionari sangat disarankan. Pada posisi ini, laki-laki berada di atas dan perempuan berada di bawah. Sesudah bekerjasama intim,disarankan untuk mengangkat kedua kaki ke atas agar peluang terjadinya pembuahan semakin besar.Sementara itu bagi kaum perempuan yang memiliki posisi rahim tidak normal atau posisi rahim yang menghadap ke belakang, maka disarankan untuk menggunakan posisi doggy style saat bekerjasama intim. Kemudian angkatlah kedua kaki lebih tinggi dari tubuh agar peluang pembuahan semakin besar.
3. Menjaga berat tubuh tubuh
Banyak orang yang tidak lagi memperhatikan kondisinya tubuhnya setelah menikah. Rasa nyaman telah memiliki pasangan membuat banyak laki-laki dan perempuan yang sudah menikah mengalami peningkatan berat badan. Padahal kelebihan berat tubuh bisa memperkecil peluang kehamilan. Namun sebaiknya hindari melakukan diet secara radikal demi mencapai berat tubuh ideal. Lakukan diet sehat dengan penurunan berat tubuh secara bertahap agar kesehatan tubuh tidak terganggu.Diet sehat tanpa obat-obatan bisa dilakukan dengan melakukan olahraga secara teratur setiap hari. Lakukanlah kegiatan olahraga paling tidak selama 30 menit. Misalnya saja bersepeda, berenang ataupun jogging. Perhatikan teladan makan sehari-hari dan pastikan hanya mengkonsumsi makanan-makanan sehat saja. Tambahkan porsi buah dan sayuran sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan berat tubuh pun berkurang sampai mencapai berat tubuh ideal.
Baca juga: Faktor berat tubuh penyebab sulit hamil
4. Frekuensi bekerjasama intim
Sebagian pasangan suami istri berpikir bahwa semakin sering hubungan intim dilakukan, maka semakin besar pula peluang terjadinya kehamilan. Padahal tak semua perempuan bisa hamil meskipun sudah melakukan hubungan seksual secara rutin. Hubungan intim yang disarankan untuk meningkatkan peluang kehamilan yakni sebanyak 2 sampai 3 kali dalam seminggu.Frekuensi tersebut disesuaikan dengan produksi sperma yang cukup untuk melakukan pembuahan. Frekuensi ini juga membantu pembuahan lebih cepat terjadi terutama di masa-masa subur wanita. Tetapi hindari menganggap frekuensi tersebut sebagai suatu kewajiban, melainkan lakukan dengan penuh cinta sebagai pasangan suami istri.
5. Romantis dan santai
Tak bisa dipungkiri, banyak pasangan suami istri yang lantas menjadi stress setelah sekian lama belum juga memiliki keturunan. Sebagian pasangan suami istri bahkan mengalami keretakan dalam hubungan mereka. Padahal untuk memperbesar peluang kehamilan dibutuhkan suasana yang romantis dan santai.Hindari melakukan hubungan seks hanya sebagai kewajiban semata atau hanya demi mengusahakan kehamilan. Sebab hal-hal tersebut akan membuat suasana menjadi tegang dan tidak romantis. Hindari memaksakan diri untuk bekerjasama intim hanya sebab sedang berada dalam masa subur. Kondisi yang santai dan romantis lebih mendukung untuk terjadinya pembuahan.
6. Melakukan pemeriksaan
Tak sedikit pasangan suami istri yang enggan memeriksakan diri saat tak kunjung dikaruniai keturunan. Padahal pemeriksaan kesehatan reproduksi ini sangat penting dilakukan. Pemeriksaan ini akan membantu pasangan suami istri mengetahui penyebab sulitnya terjadi kehamilan dan langkah-langkah apa saja yang dibutuhkan untuk mengatasinya.Para dokter menyarankan agar pemeriksaan kesehatan reproduksi ini dilakukan terutama untuk pasangan suami istri yang sudah satu tahun menikah dan rutin melakukan hubungan intim namun tak kunjung memperoleh keturunan. Pada pemeriksaan ini memang kaum perempuan akan melalui tahap pemeriksaan yang lebih panjang daripada kaum pria. Tahap-tahap pemeriksaan ini dibutuhkan mengingat ada banyak organ tubuh perempuan yang terlibat dalam proses pembuahan dan kehamilan.
Sedangkan pada pria, umumnya pemeriksaan yang dilakukan berupa analisa sperma untuk mengetahui kualitas sperma. Sayangnya, banyak kaum laki-laki yang enggan melakukan pemeriksaan ibarat ini dengan aneka macam alasan. Padahal dengan dilakukannya pemeriksaan, maka solusi yang tepat untuk mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan kualitas dan jumlah sperma bisa segera dilakukan.
7. Mengkonsumsi makanan-makanan untuk meningkatkan kesuburan bagi wanita
Untuk wanita, ada beberapa kuliner dengan kandungan-kandungan tertentu yang bisa membantu meningkatkan kesuburan. Untuk kaum perempuan yang sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya penuhi kebutuhan tubuh akan kalsium yang berasal dari bahan-bahan alami. Beberapa jenis kuliner yang disarankan antara lain susu, keju, yogurt dan es krim. Selain memperkuat tulang, jumlah kalsium yang cukup juga akan membantu fungsi sistem reproduksi wanita.Selain makanan-makanan sumber kalsium, kaum perempuan juga perlu mengkonsumsi karbohidrat kompleks ibarat aneka biji-bijian. Biji-bijian ini akan membantu meningkatkan kesuburan. Hindari mengkonsumsi berlebihan sumber kuliner karbohidrat olahan ibarat roti putih dan nasi yang justru akan mengganggu hormon reproduksi.
Kaum perempuan juga dibutuhkan mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan dengan warna-warna yang cerah. Misalnya saja buah-buahan dari golongan berries. Sebaiknya hindari buah-buahan kalengan sebab sudah melalui proses pengawetan dan mengandung bahan-bahan kimia.
8. Mengkonsumsi makanan-makanan untuk meningkatkan kesuburan bagi pria
Jika kaum perempuan dituntut untuk mengkonsumsi makanan-makanan tertentu demi meningkatkan kesuburannya, maka demikan pula dengan kaum pria. Makanan-makanan yang dianjurkan untuk kaum laki-laki yakni kuliner yang mengandung vitamin C dalam jumlah yang tinggi. Misalnya saja jeruk, tomat, kecambah, brokoli dan juga strawberry. Bila kaum laki-laki kekurangan vitamin C, maka biasanya akan terjadi penggumpalan sperma. Sperma yang menggumpal menandai sperma dengan kualitas yang rendah.Sperma yang bagus memiliki ciri khas berbau ibarat bunga akasia, berwarna kelabu pucat, dan jumlahnya sekitar 2 ml sampai dengan 4 ml. Saat baru saja dikeluarkan, sperma akan tampak menggumpal namun segera mencari dalam waktu beberapa menit. Tetapi tampilan kasat mata ini hanya sebagian dari ciri-ciri sperma yang sehat. Kualitas dan kuantitas sperma secara pasti bisa diketahui melalui pengamatan dengan mikroskop. Proses ini bisa dilakukan tanpa rekomendasi dokter di aneka macam laboratorium kesehatan.
Baca juga: Tips cepat hamil, konsumsi kuliner ini
Faktor yang Dapat Menghambat Terjadinya Kehamilan
Selain mengikuti beberapa usulan tips cepat hamil tersebut, pasangan suami istri juga perlu menghindari beberapa hal yang bisa menghambat terjadinya kehamilan. Dengan memperhatikan beberapa hal ini dibutuhkan peluang kehamilan pun bisa menjadi lebih besar.1. Menghindari penggunaan pelumas
Sebagian pasangan suami istri kerap kali menggunakan pelumas dalam melakukan hubungan intim. Penggunaan pelumas ini menjadi pilihan jikalau dirasakan pelumas alami dari organ intim kewanitaan tidak mencukupi untuk hubungan intim yang nyaman. Padahal penggunaan pelumas ini justru akan menghalangi sperma mencapai sel telur. Pelumas akan membuat sperma kurang lincah dan bahkan bisa membunuh sperma sebab memiliki kandungan-kandungan spermisida.Setiap perempuan bahu-membahu sudah memiliki pelumas alami dalam jumlah yang cukup. Namun pelumas ini hanya akan keluar dalam jumlah yang cukup jikalau dilakukan foreplay yang tepat dan benar. Foreplay kerapkali diabaikan sebelum bekerjasama intim sehingga pelumas alami menjadi kurang maksimal. Selain itu, pada masa-masa kering atau pada masa-masa tidak subur memang jumlah pelumas akan sedikit berkurang. Jumlah pelumas akan terus meningkat pada masa-masa subur. Pelumas alami inilah yang akan membantu sperma untuk bertemu dengan sel telur.
2. Menghindari konsumsi antibiotika tanpa pengawasan dokter
Tak sedikit orang yang merasa sudah yakin dalam memiliki obat-obatan yang dikonsumsinya tanpa melalui konsultasi dengan dokter. Padahal obatan-obatan terutama antibiotika bisa menghipnotis sperma baik dalam hal kelincahannya, jumlah dan juga kualitasnya. Karena itu jikalau pasangan suami istri sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya berhati-hatilah dalam mengkonsumsi obat-obatan terlebih antibiotika.3. Menghindari stress
Banyak pasangan suami istri yang sulit menerima keturunan lantas menenggelamkan dirinya ke dalam pekerjaan. Akibatnya stress pun tak bisa dihindari. Kondisi ini semakin memperburuk keadaan stress yang terpendam sebab belum kunjung menerima keturunan. Padahal semakin tinggi tingkat stress yang dialami, maka semakin kecil pula peluang terjadinya kehamilan.Pria yang tidak mengalami stress bisa memancarkan cairan semen dalam jumlah yang lebih banyak. Selain itu, sperma yang dihasilkan pun lebih berkualitas. Pasangan suami istri perlu menghindari stress dan mengusahakan hubungan intim yang mesra, misalnya saja dengan melakukan foreplay paling tidak selama 20 menit. Foreplay ini akan membangun kemesraan sekaligus akan membantu pasangan suami istri agar benar-benar terangsang. Wanita yang terangsang akan mengeluarkan pelumas dalam jumlah yang cukup, sedangkan laki-laki yang terangsang akan memiliki kemampuan memancarkan cairan semen dengan lebih kuat.
4. Menghindari rokok, alkohol dan narkoba
Gaya hidup yang modern di kota-kota besar kerapkali menghipnotis pasangan suami istri untuk mengkonsumsi alkohol, merokok dan menggunakan narkoba. Ketiganya bisa menghipnotis fungsi reproduksi baik pada laki-laki maupun pada wanita. Pria yang merokok umumnya memiliki jumlah sperma yang kurang dan tidak lincah. Sedangkan perempuan yang merokok sanggup meningkatkan resiko terjadinya keguguran bila kehamilan bisa terjadi.Efek yang sama juga terjadi jikalau pasangan suami istri mengkonsumsi alkohol dan menggunakan narkoba. Karena itu jikalau pasangan suami istri benar-benar berniat untuk merencanakan kehamilan, maka sebaiknya ikuti gaya hidup sehat dan hindari merokok, alkohol serta narkoba.
5. Menghindari melakukan douching
Kegiatan yang satu ini begitu umum dilakukan dilakukan oleh kaum wanita. Tehnik douching yakni teknik untuk membersihkan vagina. Biasanya kaum perempuan menggunakan cairan-cairan khusus untuk membersihkan organ intim kewanitaan. Padahal douching sama sekali tidak disarankan terutama untuk perempuan yang sedang merencanakan kehamilan. Teknik ini hanya akan membuat pH pada vagina menjadi tidak seimbang dan juga bisa membunuh sperma. Karena itu hindari melakukan teknik douching ini dan jauhi cairan-cairan pembersih untuk vagina.6. Hindari mengabaikan kesehatan tubuh
Pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan dilarang hanya terfokus pada kesehatan reproduksi saja. Lebih luas lagi, perhatikanlah kesehatan tubuh secara umum. Sebab beberapa penyakit mungkin saja menjadi penyebab sulit terjadi kehamilan. Untuk itu sebaiknya jangan abaikan keluhan-keluhan kecil. Segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan kesehatan agar perencanaan kehamilan bisa membuahkan hasil yang diharapkan.Nah, berbekal gosip mengenai tips cara cepat hamil ini dibutuhkan pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan bisa melakukan evaluasi kembali berkaitan dengan gaya hidup dan kebiasaan-kebiasaan yang dijalani selama ini. Mungkin saja hal-hal kecil yang selama ini dianggap remeh telah menjadi penghalang untuk terjadinya kehamilan. Namun jikalau semua usaha tersebut sudah diusahakan dengan benar dan tak kunjung membuahkan hasil, maka janganlah hilang pengharapan. Lakukan usaha dengan penuh kesabaran dan kepasrahan. Ingat, kepasrahan akan menjauhkan pasangan suami istri dari stress yang bisa semakin memperkecil peluang kehamilan.
Baca juga:
Faktor lain penghambat kehamilan