Mengapa Domain Authority (DA) blog saya makin turun? Itulah pertanyaan yang mungkin menghinggapi beberapa blogger yang skor DA-nya semakin turun tiap bulan. Menyedihkan memang.
Domain Authority ini sebetulnya antara penting dan tidak penting. DA ini hanyalah sebuah parameter untuk menentukan kualitas sebuah blog. Hanya parameter. Namun, meskipun hanya parameter DA ini tetap diperhitungkan. Apalagi jika kau yakni tipikal blogger pencari paid review.
Kebanyakan penyedia paid review mensyaratkan DA blog minimal 20. Meskipun masih ada beberapa penyedia yang mensyaratkan DA minimal 10. Namun, hal itu sangat jarang terjadi. Jika melihat 6 bulan yang lalu, syarat DA untuk menerima paid review yakni minimal 15. Mengapa syarat tersebut semakin naik? Entahlah, mungkin penyedia paid review ingin menerima blog yang lebih berkualitas.
Baiklah, saya akan membahas jawaban mengenai mengapa DA blog semakin turun. Asumsikan kau tidak melakukan update di blog kau selama sebulan lebih. DA ini biasanya akan di-update skornya oleh MOZ setiap sebulan sekali. Nah, selama sebulan kau tidak tidak melakukan blogwalking, share artikel, atau tindakan apapun yang sanggup menjadi backlink ke blog kamu. Walaupun demikian masih ada kemungkinan kau menerima backlink dari orang yang sengaja "mention" URL blog kau di artikel blog-nya. Anggap saja, kita sebut ini yakni posisi stagnan.
Dalam keadaan ibarat itu, apa yang akan terjadi? DA blog kau akan turun drastis. Ya, itu sanggup dipastikan hingga 50% terjadi. Mengapa itu sanggup terjadi?
Domain Authority tentu saja tidak hanya dipengaruhi oleh backlink saja, masih ada banyak penyebab lainnya. Namun, dalam masalah ini saya mengambil salah satu parameter yang menghipnotis Domain Authority, adalah backlink.
Normalnya, kau tahu Google, Facebook, dan Twitter? Pasti tahu lah. Nah, Domain Authority milik situs ibarat Google, Facebook, Twitter yakni 100. Anggap saja kita gunakan parameter tertingginya yakni situs-situs itu.
Bayangkan apa yang terjadi pada situs ibarat Facebook setiap bulannya. Tentu saja backlink yang masuk ke situs Facebook semakin bertambah tiap bulannya. Asumsikan misalnya bulan pertama backlink yang masuk ke Facebook yakni 1.000 backlink. Ini asumsi loh yah, faktanya lebih dari itu. Bulan berikutnya bertambah 200 backlink. Jadi total backlink bulan berikutnya yakni 1.200 backlink. Dan apa yang terjadi terhadap DA Facebook bulan berikutnya? DA Facebook tetap 100. Ya, lantaran memang skor maksimal DA yakni 100.
Lalu, bagaimana dengan nasib blog lainnya? Nasib blog yang backlink-nya stagnan DA-nya akan semakin turun. Mengapa? Ada mekanisme rescaling, penyekalaan ulang. Misal sebelumnya blog kau ber-DA 20 di bulan pertama dengan asumsi sesuai referensi sebelumnya, jumlah backlink sekitar 200 backlink. Maka di bulan berikutnya backlink masih tetap 200 backlink lantaran stagnan. Maka berapa kira-kira DA blog kau di bulan berikutnya?
Bisa dikira-kira dengan perhitungan (200/1200 x 100 = 100/6 = 16.6) atau jika dibulatkan ke atas menjadi 17. Maka di bulan berikutnya DA blog kau turun 3 poin menjadi 17. Itu yakni perhitungan sederhananya dengan perbandingan biasa. Namun, faktanya kemungkinan besar menggunakan perbandingkan kuadratik. Mengapa saya berasumsi ibarat itu? Karena semakin mendekati ke skor 100, semakin susah dicapai dan harus dengan jumlah backlink yang berkali-kali lipat lebih banyak.
Itulah setidaknya penjelasan sederhana mengapa Domain Authority blog yang tidak di-update sanggup turun drastis. Tentu saja tidak hanya backlink saja yang menghipnotis berubahnya DA, masih ada kualitas backlink yang masuk ke blog kamu. Karena kualitas backlink dari situs ber-DA 50 tentu saja tidak sama dengan backlink dari situs yang DA-nya hanya 15. Semoga kau sanggup memahami penjelasan di atas.
Domain Authority ini sebetulnya antara penting dan tidak penting. DA ini hanyalah sebuah parameter untuk menentukan kualitas sebuah blog. Hanya parameter. Namun, meskipun hanya parameter DA ini tetap diperhitungkan. Apalagi jika kau yakni tipikal blogger pencari paid review.
Kebanyakan penyedia paid review mensyaratkan DA blog minimal 20. Meskipun masih ada beberapa penyedia yang mensyaratkan DA minimal 10. Namun, hal itu sangat jarang terjadi. Jika melihat 6 bulan yang lalu, syarat DA untuk menerima paid review yakni minimal 15. Mengapa syarat tersebut semakin naik? Entahlah, mungkin penyedia paid review ingin menerima blog yang lebih berkualitas.
Baiklah, saya akan membahas jawaban mengenai mengapa DA blog semakin turun. Asumsikan kau tidak melakukan update di blog kau selama sebulan lebih. DA ini biasanya akan di-update skornya oleh MOZ setiap sebulan sekali. Nah, selama sebulan kau tidak tidak melakukan blogwalking, share artikel, atau tindakan apapun yang sanggup menjadi backlink ke blog kamu. Walaupun demikian masih ada kemungkinan kau menerima backlink dari orang yang sengaja "mention" URL blog kau di artikel blog-nya. Anggap saja, kita sebut ini yakni posisi stagnan.
Dalam keadaan ibarat itu, apa yang akan terjadi? DA blog kau akan turun drastis. Ya, itu sanggup dipastikan hingga 50% terjadi. Mengapa itu sanggup terjadi?
Domain Authority tentu saja tidak hanya dipengaruhi oleh backlink saja, masih ada banyak penyebab lainnya. Namun, dalam masalah ini saya mengambil salah satu parameter yang menghipnotis Domain Authority, adalah backlink.
Normalnya, kau tahu Google, Facebook, dan Twitter? Pasti tahu lah. Nah, Domain Authority milik situs ibarat Google, Facebook, Twitter yakni 100. Anggap saja kita gunakan parameter tertingginya yakni situs-situs itu.
Bayangkan apa yang terjadi pada situs ibarat Facebook setiap bulannya. Tentu saja backlink yang masuk ke situs Facebook semakin bertambah tiap bulannya. Asumsikan misalnya bulan pertama backlink yang masuk ke Facebook yakni 1.000 backlink. Ini asumsi loh yah, faktanya lebih dari itu. Bulan berikutnya bertambah 200 backlink. Jadi total backlink bulan berikutnya yakni 1.200 backlink. Dan apa yang terjadi terhadap DA Facebook bulan berikutnya? DA Facebook tetap 100. Ya, lantaran memang skor maksimal DA yakni 100.
Lalu, bagaimana dengan nasib blog lainnya? Nasib blog yang backlink-nya stagnan DA-nya akan semakin turun. Mengapa? Ada mekanisme rescaling, penyekalaan ulang. Misal sebelumnya blog kau ber-DA 20 di bulan pertama dengan asumsi sesuai referensi sebelumnya, jumlah backlink sekitar 200 backlink. Maka di bulan berikutnya backlink masih tetap 200 backlink lantaran stagnan. Maka berapa kira-kira DA blog kau di bulan berikutnya?
Bisa dikira-kira dengan perhitungan (200/1200 x 100 = 100/6 = 16.6) atau jika dibulatkan ke atas menjadi 17. Maka di bulan berikutnya DA blog kau turun 3 poin menjadi 17. Itu yakni perhitungan sederhananya dengan perbandingan biasa. Namun, faktanya kemungkinan besar menggunakan perbandingkan kuadratik. Mengapa saya berasumsi ibarat itu? Karena semakin mendekati ke skor 100, semakin susah dicapai dan harus dengan jumlah backlink yang berkali-kali lipat lebih banyak.
Itulah setidaknya penjelasan sederhana mengapa Domain Authority blog yang tidak di-update sanggup turun drastis. Tentu saja tidak hanya backlink saja yang menghipnotis berubahnya DA, masih ada kualitas backlink yang masuk ke blog kamu. Karena kualitas backlink dari situs ber-DA 50 tentu saja tidak sama dengan backlink dari situs yang DA-nya hanya 15. Semoga kau sanggup memahami penjelasan di atas.
