Google. Siapa sih yang tak tahu dengan Google di zaman ini. Bahkan nama Google sudah masuk dalam kamus dengan istilah googling-nya.
Hari ini saya dikagetkan dengan logo Google yang nongkrong di dasbor Blogger, menggantikan logo Blogger. Mungkin Google ingin mengatakan bahwa layanan Blogger yaitu milik Google. Karena memang ada beberapa orang yang masih tidak sadar bahwa Blogger yaitu milik Google.
Tapi, apakah sampai ibarat itu? Mungkin saja Google punya alasan lain. Bisa saja setelah ini Blogger akan menjelma Google Blog. Seperti halnya layanan Google lainnya yang diawali dengan Google. Misalnya yaitu Google Plus dengan URL plus.google.com.
Tak hanya itu, ada lagi Google Play yang ber-URL play.google.com. Dan masih banyak layanan Google lainnya yang bersubdomain ke google.com. Maka sangat masuk logika bila nantinya laman Blogger akan berpindah ke URL blog.google.com. Itu sih hanya perkiraanku saja. Mungkin Google punya nama yang lebih keren dibandingkan dengan Google Blog.
Dari gelagatnya, Google memang berniat meng-upgrade layanan gratis Blogger ini. Jika kau lihat ke belakang, maka kau akan menjumpai banyak perubahan yang sudah dilakukan Google terhadap layanan ngeblog gratis ini.
Saya masih ingat bagaimana tampilan Blogger di tahun 2008. Sangat sederhana. Bahkan untuk mengubah template blog-nya pun tidak sekompleks saat ini. Kemudian tahun 2009 mulailah Google memperbaiki layanan Blogger. Google mulai mengenalkan struktur template yang baru. Jika dulu masih menggunakan $ untuk parameternya, Google mulai menggantikan dengan sintaks tag XML.
Di tahun 2011, Google mengenalkan model template yag gres lagi. Kali ini dengan banyak pilihan. Template bawaan Blogger di tahun 2011 kebanyakan menggunakan kata "faux". Dan template bawaan ini sampai saat ini masih digunakan oleh Blogger.
Bagi saya yang tidak suka menggunakan template bawaan, karena memang dulu muatannya berat, saya lebih suka mendesain template blogger saya sendiri. Namun, akhir-akhir ini saya merasakan ada perbedaan dengan template bawaan Blogger. Terasa lebih enteng. Entah karena mungkin saya sudah menggunakan koneksi internet yang lebih baik atau memang karena ada pembaruan dari Google, namun saya tak menyadarinya.
Di tahun 2012, Google memaksa pengguna dasbor lama yang hanya berbasis HTML ke dasbor yang gres dan muatannya berat. Mengapa berat? Hal ini disebabkan karena di dasbor yang baru, Blogger menggunakan banyak JavaScript. Bahkan kebanyakan pembuat template Blogger lebih menyukai menggunakan dasbor yang lama. Untuk dasbor yang gres agak menyulitkan untuk mengedit template.
Semoga saja di tahun 2016 kedepan, ada hal yang baru, tepatnya fitur gres yang disediakan Google untuk pengguna Blogger. Semoga saja semakin elok dan semakin user friendly tampilannya.
Hari ini saya dikagetkan dengan logo Google yang nongkrong di dasbor Blogger, menggantikan logo Blogger. Mungkin Google ingin mengatakan bahwa layanan Blogger yaitu milik Google. Karena memang ada beberapa orang yang masih tidak sadar bahwa Blogger yaitu milik Google.
Tapi, apakah sampai ibarat itu? Mungkin saja Google punya alasan lain. Bisa saja setelah ini Blogger akan menjelma Google Blog. Seperti halnya layanan Google lainnya yang diawali dengan Google. Misalnya yaitu Google Plus dengan URL plus.google.com.
Tak hanya itu, ada lagi Google Play yang ber-URL play.google.com. Dan masih banyak layanan Google lainnya yang bersubdomain ke google.com. Maka sangat masuk logika bila nantinya laman Blogger akan berpindah ke URL blog.google.com. Itu sih hanya perkiraanku saja. Mungkin Google punya nama yang lebih keren dibandingkan dengan Google Blog.
![]() |
| Logo Google di dasbor Blogger |
Dari gelagatnya, Google memang berniat meng-upgrade layanan gratis Blogger ini. Jika kau lihat ke belakang, maka kau akan menjumpai banyak perubahan yang sudah dilakukan Google terhadap layanan ngeblog gratis ini.
Saya masih ingat bagaimana tampilan Blogger di tahun 2008. Sangat sederhana. Bahkan untuk mengubah template blog-nya pun tidak sekompleks saat ini. Kemudian tahun 2009 mulailah Google memperbaiki layanan Blogger. Google mulai mengenalkan struktur template yang baru. Jika dulu masih menggunakan $ untuk parameternya, Google mulai menggantikan dengan sintaks tag XML.
Di tahun 2011, Google mengenalkan model template yag gres lagi. Kali ini dengan banyak pilihan. Template bawaan Blogger di tahun 2011 kebanyakan menggunakan kata "faux". Dan template bawaan ini sampai saat ini masih digunakan oleh Blogger.
Bagi saya yang tidak suka menggunakan template bawaan, karena memang dulu muatannya berat, saya lebih suka mendesain template blogger saya sendiri. Namun, akhir-akhir ini saya merasakan ada perbedaan dengan template bawaan Blogger. Terasa lebih enteng. Entah karena mungkin saya sudah menggunakan koneksi internet yang lebih baik atau memang karena ada pembaruan dari Google, namun saya tak menyadarinya.
Di tahun 2012, Google memaksa pengguna dasbor lama yang hanya berbasis HTML ke dasbor yang gres dan muatannya berat. Mengapa berat? Hal ini disebabkan karena di dasbor yang baru, Blogger menggunakan banyak JavaScript. Bahkan kebanyakan pembuat template Blogger lebih menyukai menggunakan dasbor yang lama. Untuk dasbor yang gres agak menyulitkan untuk mengedit template.
Semoga saja di tahun 2016 kedepan, ada hal yang baru, tepatnya fitur gres yang disediakan Google untuk pengguna Blogger. Semoga saja semakin elok dan semakin user friendly tampilannya.

